Aku Jatuh Cinta?!

>>
Semua berawal dari ketidaksengajaan yang tidak bermakna,

bahkantidak pernah terduga olehku…..

begiturupa malam – malam yang telah kulalui

denganperasaan yang tak bisa kupahami

dandengan barisan tanda tanya…

Malam ini, hatiku tak berupa, tak berwarna dan takkuasa..

kutumpahkan semua di kakiNya..

tak ada satupun yang tersisa, air mata dan segalarasa..

ku ungkapkan dalam kata dan genggam doa..

Tuhan.. ada apa dengan diriku?

Apa yang terjadi padaku?

Mengapa ada kerinduan dalam hatiku?

Milik siapa sebenarnya galauku?

Mengapa aku menyebut namanya?

Dia yang seakan tak mungkin bagiku..

yang beribu tahun cahaya jauhnya dariku..

yang tak pernah memandangku, bahkan tak tahu siapa aku?!

Tuhan,aku tak ingin menangisi hatiku..

tak ingin berkabung demi hatiku..

Jangan biarkan aku terhanyut dalam galau ini…tolong aku Tuhan!!

 

>>
LOVE SUCKS!! Aku muak dengan Cinta..

bagiku..cinta telah merebut diriku dariku,

 ia membuatku kehilangan jalanku.. kehilangan akal sehatku..

ia memaksaku untuk menangis..

bahkan disaat aku tak lagi mampu untuk menangis!

Atas segala amarah dalam diriku…

ku hujani cinta dengan sumpah serapahku..

Tak ingin lagi kurasakan cinta dalam hatiku..

Satu malam.. seorang wanita bersusah payah memejamkan matanya

Hatinya galau.. tapi entah mengapa..

Ingatannya terus tertuju kepada seseorang yang mungkin sudah larut dalam mimpi malamnya.. entah dimana..

Satu nama yang terus terucap, walau hanya dalam hatinya..

Membuatnya berpikir.. semakin dalam.. entah untuk apa…

Yang terlintas dalam benaknya hanyalah nama seorang pria..

>>
Tapi..saat ini ..rasanya hatiku mengkhianatiku..

Seharusnya tak boleh ada yang memasuki hatiku..

Bukankah sudah kututup rapat semua celahnya ?

Lalaikah aku ? Karena kini..kurasakan sesuatu..

Mungkinkah cinta datang kembali ?!

Jangan!!

Jangan biarkan aku jatuh cinta lagi..Tuhan, please..

Belum hilang kecewaku yang dulu.. ketakutanku..

Aku belum siap untuk menangis lagi..

Oh..meranalah aku..

Kuputuskan untuk kembali berjalan..

berdamai dengan diriku dan pertentangan yang berperang dalamku..

Saatnya tiba untuk menembus badai..

Berdiam tak akan bisa membuatku bertahan..

Namun sebaliknya.. luka dan sakitku.. menjadi kekuatanku.

>>
Semakin kucoba mengusir bayangnya..

semakin sering aku merindukannya..

 

>>
Aku tahu.. ini salah!!

Aku tahu.. ini tak kan mungkin..

Tapi.. semakin aku tahu.. semakin aku menginginkannya!

Kunikmati memandangnya, walau hanya sepintas..

bahkan hanya secepat kilat..

>>
kunikmati membayangkannya, walau tak berani aku melihatnya..

Benarkah yang kulakukan ini Tuhan ?

Bolehkah aku jujur padamu Tuhan ?

Ahh..betapa bodohnya aku..

mana mungkin Tuhan tak tahu apa yang ada dihatiku!

Tapi Tuhan.. akupun tak yakin pada hatiku..

Benarkah ini Cinta ? Bagaimana mungkin aku jatuh cinta padanya ?

Tuhan.. apakah ini ? apa yang sebenarnya terjadi padaku ?

 

>>

Kau tahu apa jawab Tuhan padaku ?!

…Katakanlah, bahwa sakit asmara aku! (Kidung Agung 5:8)

>>
Sesaat setelah aku berdoa, Tuhan menjawab pertanyaanku..

Ia membuatku tercengang..

kusadari.. tak akan mampu aku untuk tawar menawar dengan Nya.

Making my way down town, walking fast, faces passed and I’m home bound..

starring blankly ahead just making my way.. I’m making my way through the crowd..

And I need you.. and I miss you.. and now I wonder

If I could fall in to the sky, do you think time would pass me by ?

cause you know I’d walk a thousand miles.. if I could just see you..

if I could hold you tonight…(Vanessa Carlton)

>>
Sepertinya langit juga tahu.. apa isi hatiku..

walaupun hanya aku yang merasakannya..

hanya dengan angin ku rela berbagi senandungku..

walau aku tak tahu..

Tuan Angin, apakah kau bisa berbahasa Inggris?!

 

 

 

>>
Dan ketika aku bertambah mengagumimu, aku tahu ceritamu..

Tak bisa kusembunyikan kecewaku..

Dengan harapan yang tersisa.. aku hanya bisa berdoa untukmu..

Sekiranya memang sampai disini perasaan cintaku padamu..

tak apa bagiku..

Karena aku tahu.. Tuhan punya jawaban atas segala yang terjadi dalam hidupku, 

Ia mengijinkan aku menangis sekali lagi karena cintaku padamu..

Bukan tanpa sebab kusebut namamu dalam doaku, dengan ketulusan aku berdoa bagimu..

Kiranya doaku bisa menguatkan hatimu.. hidupmu..

Aku tahu.. itu yang Tuhan inginkan dariku.

 

Kupikir.. ada kalanya hatiku mengecil,

bahkan tak bisa untuk menampung semua perasaanku.

Sering juga.. hatiku menjadi sangat luas..

seperti sebuah lapang besar, kosong..tanpa pertandingan..

Kadang aku bingung, sebenarnya hatiku ada dimana?

Mengapa aku tak pernah bisa tentukan bagian mana yang sungguh – sungguh sakit..

Saat aku merasa hatiku sakit?!

Rasanya.. saat ini bisa kudengar jantungku berdegup sangat kencang,

yang terdengar hanya Dup.. Lub.. Dup.. Lub..

Lalu.. hatiku ada dimana?!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s